Sejarah Fak. Ekonomi

Universitas Bojonegoro adalah salah satu Perguruan Tinggi Swasta yang didirikan pada tanggal 9 April 1981, dikelola oleh Yayasan Suyitno Bojonegoro (YSB) dan berada di Kabupaten Bojonegoro. Pada mulanya Universitas Bojonegoro hanya memiliki tiga Fakultas yaitu : Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan Fakultas Pertanian. Pada tahun 1982 didirikan lagi dua Fakultas yaitu Fakultas Ekonomi dan Fakultas Teknik.

Dengan upaya kerja keras dari berbagai pihak maka sejak berdirinya Fakultas Ekonomi dengan satu Program studi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan pada tahun 1982 telah terjadi perkembangan tahap demi tahap. Perkembangan ini dijadikan dasar dan pedoman untuk melakukan berbagai perbaikan dari kelemahan yang dijumpai, untuk itu Fakultas harus senantiasa memperbaharui kapasitasnya dalam mengadaptasi perubahan.

Semangat yang tinggi dari Institusi untuk mewujudkan visi, misi, tujuan dan sasarannya diturunkan dari visi, misi Universitas yang merupakan acuan untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Rekrutmen mahasiswa baru dimulai dengan dibentuknya Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru secara terpusat (Universitas) dengan cara seleksi, guna mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas. Animo calon mahasiswa baru setiap tahunnya mengalami fluktuasi, meskipun demikian jumlah yang mendaftar tidak kurang dari daya tampung yang ada. Didukung semangat yang tinggi, sarana prasarana yang memadai dan sumber daya manusia (dosen) yang berkualitas serta kurikulum yang secara periodik dilakukan peninjauan, sangat memungkinkan terwujudnya proses belajar mengajar yang kondusif sehingga dapat menghasilkan output sesuai dengan yang diharapkan.

Untuk pembiayaan aktivitas dan operasional pengelolaan Prodi diperlukan sumber dana, yang mana sumber dana diperoleh dari mahasiswa, namun tidak menutup kemungkinan untuk menperoleh dana yang berasal dari luar mahasiswa, misal dengan mengajukan hibah kompetisi ke DIRJEN DIKTI ataupun sumber-sumber lainnya.

Tata Pamong berjalan secara efektif sesuai pedoman dan aturan yang berlaku, sehingga dapat memelihara dan mengakomodasi semua unsur, fungsi, dan peran dalam program studi. Tata pamong merupakan salah satu parameter kualitas yang dapat menyatakan adanya suatu proses pertumbuhan yang berlangsung secara dinamis, institusional dan terstruktur untuk mengantisipasi pengembangan yang telah disiapkan dan difungsikan seperti struktur organisasi dan tata kerja, renstra, kode etik dan peraturan-peraturan penunjang proses belajar mengajar.

Secara periodik Fakultas/ Prodi melaksanakan rapat kerja untuk melakukan evaluasi kerja dan menerima masukan-masukan maupun membuat kebijakan dengan melibatkan sivitas akademika. Kegiatan ini diimplementasikan, antara lain dalam pembuatan renstra Fakultas/ Prodi.

Efisiensi dan efektifitas kepemimpinan dapat diwujudkan melalui pendistribusian tugas sesuai dengan job description. Evaluasi program dilakukan melalui pelacakan lulusan, hal ini dapat dipakai sebagai dasar untuk melakukan perencanaan dan pengembangan program.

Sejalan dengan visi, misi, tujuan dan sasaran Prodi, diperlukan adanya kerjasama dan kemitraan. Kompetensi lulusan dilakukan dengan melakukan pengayaan materi, peninjauan kurikulum serta penilaian kinerja dosen oleh mahasiswa pada setiap akhir semester. Kurikulum yang diterapkan Prodi adalah kurikulum berbasis kompetensi berdasarkan SK Mendiknas No. 232 / U / 2000 dan SK Mendiknas No. 045 / U / 2002 dengan mata kuliah pilihan yang sesuai dengan need assesment.

Suasana akademik dapat dilaksanakan baik di dalam maupun di luar kampus. Suasana akademik di dalam kampus dapat tercipta melalui sarana dan prasarana yang memadai, komunikasi yang intens dosen dan mahasiswa, penggunaan fasilitas teknologi informasi maupun perpustakaan yang ada di lingkungan kampus. Sedang suasana akademik di luar kampus misalnya Kuliah Kerja Nyata, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Bisnis Visit.

Dari hasil pembelajaran yang telah dilaksanakan diperoleh lulusan yang mempunyai hard skills memuaskan dan soft skills yang cukup, namun tidak semua lulusan mendapat pekerjaan sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki. Fakultas terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan secara intens sesuai dengan perubahan dan perkembangan yang terjadi. Keluaran yang berupa penelitian dosen dipublikasikan di internal kampus sedangkan keluaran yang berupa Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan melalui Kuliah Kerja Nyata dan kerjasama dengan Instansi terkait

Semua aktivitas yang ada pada tingkat Fakultas mulai dari input, proses dan output tercermin dalam Sistem Informasi yang memungkinkan adanya kemudahan akses informasi bagi pemangku kepentingan. Dengan dilaksanakannya penjaminan mutu oleh Unit Jaminan Mutu pada tingkat Prodi memberikan dampak yang positif bagi sivitas akademika antara lain, dosen menjadi lebih respon terhadap mutu pembelajaran atau mahasiswa mempunyai cakrawala yang luas terhadap pendalaman materi kuliah sehingga mahasiswa mampu berfikir kreatif dan inovatif.

Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa, lulusan memiliki kompetensi sehingga mampu bersaing di bursa kerja, hal ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan kinerja Prodi menjadi lebih baik.